Menghadapi Bencana dan Ciri Daerah Rawan Bencana

Bencana alam juga terjadi akibat perubahan fungsi suatu kawasan dan juga disebabkan oleh ulah manusia. Banjir bandang misalnya, terjadi akibat adanya penggundulan hutan di hulu suatu sungai. Direktur Eksekutif Conservation for Sumatera (CforS) Hexa Primaputra mengatakan banjir bandang yang terjadi selama ini disebabkan oleh adanya kerusakan alam yang parah,  banjir yang terjadi selama ini juga dipicu oleh adanya perubahan alih fungsi lahan secara cepat, yakni dari hutan menjadi non-hutan. (lagi…)

Add comment April 2, 2008

Lembar Info YKS

lembar infoBerdasarkan investigasi data dan informasi yang didapat YKS, untuk setiap hektare lahan kelola yang digarap masyarakat ditanam 90-95 pohon Kemiri, 4 -15 pohon Durian, 225 pohon Pinang, 15 – 25 pohon Jengkol, 15 pohon Petai serta tanaman bambu yang ditanam disepanjang aliran sungai (DAS Musi). Saat ini, setelah program HKm berjalan selama kurang lebih 7 tahun pohon-pohon budidaya sebagaimana tersebut tetap terpelihara dan tumbuh dengan baik, perkembangan ini menurut Kepala Desa Ujan Mas Atas (Hamdani Sanusi) menunjukkan dari 15 kelompok yang masuk UPP TAUM rata-rata persentase tanaman yang hidup 40% kemiri, 30% durian, 25% petai dan 35% pinang. Hal ini seiring dengan hasil pengamatan lapangan YKS yang menunjukkan secara fisik pohon kemiri telah memiliki tajuk yang rimbun dengan perkembangan diameter batang rata- (lagi…)

Add comment Maret 21, 2008

DAS di Bengkulu Akan Direhabilitasi

Sebanyak 57 daerah aliran sungai (DAS) di Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat ini akan direhabilitasi oleh Balai Pengelolaan (BP) DAS Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu. Kondisi hutan di kiri dan kanan ke-57 DAS ini sudah kritis akibat perambahan.  Kepala BP DAS Bengkulu, Ir G Juni Harjono, mengatakan kepada Pembaruan, di Bengkulu, baru-baru ini, instansinya juga akan menangani 161 sub-DAS di empat daerah tingkat II di Provinsi Bengkulu. Sub-sub DAS tersebut juga dalam kondisi hutannya kritis. Baca Selanjutnya…

1 comment Maret 19, 2008

Kajian Program HKm tahun 2001 Di Provinsi Bengkulu

Berdasarkan Undang-Undang No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan disebutkan bahwa Hutan adalah satu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumberdaya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. (lagi…)

4 comments Maret 18, 2008

Press Conference CforS Bersama Media di Bengkulu

wartawanPress Conference CforS Bersama Media di BengkuluGuna menyampaikan informasi hasil hajian HKm di Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Rejang Lebong maka dilaksanakan Press Conference di Ruang Rapat Mess Kehutanan Propinsi Bengkulu. Aktivitas yang dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2008 ini difasilitasi oleh Yayasan Konservasi untuk Sumatera dihadiri oleh 5 orang dari Media Lokal, 2 orang dari Balai Pengelolaan DAS Ketahun, 3 orang pelaksana lapangan kegiatan. (lagi…)

Add comment Maret 18, 2008

Previous Posts


Kategori

Komentar Terakhir

haniffanani di CforS News
Indianapolis di Kerusakan Hutan Taman Nasional…
dian di Kerusakan Hutan Taman Nasional…
ratna di Kerusakan Hutan Taman Nasional…
marlon kamagi di Kajian Program HKm tahun 2001 …

Web Link

Feed

Spam Blocked

Blog Stats

UNI Network

Free Web